Hikvision Jadi Produsen Pertama yang Meraih Sertifikasi EUCC untuk Network Camera

- Pewarta

Senin, 6 Juli 2026 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hikvision Earns Industry-First EUCC Certification for Network Cameras

Hikvision Earns Industry-First EUCC Certification for Network Cameras

HANGZHOU, Tiongkok, 6 Juli, 2026 /PRNewswire/ — Hikvision mengumumkan keberhasilan produk network camera seri DeepinView (iDS-2CD7x) meraih sertifikat EUCC (European Cybersecurity Certification Scheme on Common Criteria). DeepinView merupakan kamera CCTV pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi tersebut sehingga mencerminkan komitmen Hikvision dalam memenuhi standar keamanan produk dan tata kelola digital.

Hikvision Earns Industry-First EUCC Certification for Network Cameras
Hikvision Earns Industry-First EUCC Certification for Network Cameras

Sertifikasi ini diterbitkan oleh TrustCB B.V., lembaga sertifikasi independen yang terakreditasi oleh Dutch Authority for Digital Infrastructure (RDI) di Belanda. Sementara itu, evaluasi keamanan DeepinView dilakukan oleh Bureau Veritas Cybersecurity Europe, laboratorium pengujian independen yang telah diakui secara global. Pengujian produk ini menggunakan standar ISO/IEC 15408 (Common Criteria) dan CEM:2022 R1. Hasilnya, seri iDS-2CD7x memenuhi level jaminan keamanan EUCC dengan kategori "Substansial", setara dengan Evaluation Assurance Level 3 (EAL3), serta persyaratan ALC_FLR.2 terkait penanganan kerentanan.

Menghadapi Dinamika Keamanan Siber di Eropa

EUCC merupakan standar keamanan siber yang relatif baru di Eropa dan mengacu pada standar internasional Common Criteria (CC). Melalui pengujian serta audit independen yang ketat, skema sertifikasi ini menilai fitur-fitur keamanan produk, proses pengembangannya, hingga cara produk tersebut mengelola potensi kerentanan.

EUCC hadir di tengah meningkatnya tuntutan Uni Eropa terhadap keamanan produk digital. Regulasi seperti Cyber Resilience Act (CRA) mengharuskan perlindungan keamanan sepanjang siklus pemakaian "produk yang mengandung elemen digital", sementara Directive NIS2 memperketat aturan tentang keamanan siber bagi sektor-sektor strategis. Dalam konteks ini, EUCC menjadi tolok ukur tepercaya. EUCC juga menjadi bukti kepatuhan regulasi bagi produsen maupun pengguna. Di sisi lain, EUCC menjadi rujukan penting bagi sejumlah sektor dengan standar keamanan yang tinggi, seperti pemerintahan, infrastruktur vital, energi, dan transportasi.

Mengintegrasikan Keamanan Sejak Tahap Perancangan Produk (Security-by-Design)

Ekosistem digital kini semakin terhubung. Untuk itu, keamanan siber bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan unsur utama dalam membangun kepercayaan pengguna. Sebagai kamera CCTV pertama di dunia yang meraih EUCC, Hikvision membuktikan pendekatan Security-by-Design. Hikvision mengintegrasikan prinsip keamanan dalam siklus pengembangan produk, mulai dari perancangan, riset dan pengembangan, pengujian, distribusi, hingga pemeliharaan perangkat. Hikvision juga memastikan keamanan perangkat terkelola dengan baik.

Sertifikasi ini menegaskan bahwa seri iDS-2CD7x memiliki perlindungan keamanan yang kuat, mulai dari autentikasi identitas, pengendalian akses, komunikasi yang aman, hingga audit keamanan dan pengelolaan kerentanan. Pencapaian tersebut menjadi tolok ukur baru dalam kepatuhan regulasi keamanan siber, serta memperkuat kepercayaan pelanggan global terhadap produk dan solusi Hikvision.

Informasi lebih lanjut mengenai inisiatif Hikvision dalam keamanan siber tersedia melalui tautan ini.

Berita Terkait

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU
HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara
Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026
Cision Raih MarTech Breakthrough Awards 2026 untuk Pemantauan dan Analisis Media Sosial, Distribusi Siaran Pers, dan AEO
Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN
Shueisha Perluas Jangkauan Global melalui MANGA MILLION, Platform Manga yang Tersedia dalam 100 Bahasa
Haier Gandeng AO 1 Point Slam, Buka Peluang bagi Petenis Komunitas Tampil di Ajang Grand Slam
SUS ENVIRONMENT Raih Dua Proyek WtE di Indonesia, Percepat Ekspansi Global

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:32 WIB

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:14 WIB

HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cision Raih MarTech Breakthrough Awards 2026 untuk Pemantauan dan Analisis Media Sosial, Distribusi Siaran Pers, dan AEO

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN

Berita Terbaru

Malaysian Communications and Multimedia Commission Chief Corporate and International Officer En Syahrilazli Mahammad(middle) witnessing the exchanging of documents between Head of APAC, GSMA Julian Gorman(left) and Jason Tao, Vice President of ICT Marketing & Solution Sales Dept, Huawei Asia Pacific(right).

Pers Rilis

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB