ULSAN, Korea Selatan, 9 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Distrik Ulsan Nam-gu di Ulsan, Korea Selatan, dikenal sebagai pusat industri sekaligus kawasan bersejarah perburuan paus, akan menggelar Festival Paus Ulsan Ke-30 pada 15–18 Oktober di seluruh kawasan Jangsaengpo Whale Culture Zone.

South Korea’s Ulsan Nam-gu hosts the 30th Ulsan Whale Festival from October 15 to 18, throughout the Jangsaengpo Whale Culture Zone under the theme "A Whale’s Invitation: The 30th Birthday Party."
Mengusung tema "A Whale’s Invitation: The 30th Birthday Party", perhelatan istimewa ini menyoroti transformasi Jangsaengpo menjadi destinasi wisata dengan beragam pengalaman yang dapat dinikmati selama beberapa hari. Berbagai atraksi baru turut diperkenalkan, termasuk adventure kart, skywalk, dan seni media yang menghiasi lanskap malam.
Dari Pelabuhan Perburuan Paus Bersejarah Menjadi Destinasi Ekowisata dan Budaya
Ulsan memiliki hubungan erat dengan paus selama berabad-abad, sebagaimana tergambar dalam petroglif prasejarah Bangudae. Jangsaengpo yang dahulu menjadi pusat perburuan paus di Korea Selatan mulai beralih ke pelestarian ekologi laut dan budaya setelah larangan global terhadap perburuan paus komersial diberlakukan pada 1986. Kawasan ini ditetapkan sebagai satu-satunya Zona Budaya Paus di Korea Selatan pada 2008 dan kini menarik pengunjung dari berbagai negara melalui sejumlah atraksi, seperti Jangsaengpo Whale Museum dan Whale Culture Village.
Perayaan Hari Jadi Ke-30 yang Melibatkan Masyarakat
Untuk memperingati tiga dekade penyelenggaraan festival ini, berbagai kegiatan dirancang dengan melibatkan masyarakat setempat. Atraksi unggulannya mencakup "300-Voice Grand Chorus", pembuatan lentera berbentuk paus, tur petualangan keluarga, serta zona interaktif berbasis augmented reality (AR). Parade besar di jalanan yang memadukan warga setempat dan kelompok pertunjukan akan menjadi salah satu agenda penting pada hari terakhir. Sementara itu, pertunjukan kembang api bertema paus akan menerangi langit di tepi laut pada malam pembukaan dan penutupan.
Infrastruktur Baru: Extreme Kart, Skywalk, dan Atraksi Malam
Pengunjung festival akan menjadi yang pertama menjajal berbagai infrastruktur wisata baru di Jangsaengpo:
- Whales Kart: Lintasan self-propelled extreme kart pertama di Korea Selatan, membentang sepanjang 1,05 kilometer dengan kecepatan hingga 40 km/jam. Atraksi ini menawarkan pemandangan panorama lanskap musiman, termasuk taman hortensia dan hamparan bunga lavender.
- Goraedeung-gil (Whale Spine Skywalk): Jembatan penyeberangan orang sepanjang 135 meter yang menghubungkan Whale Square dengan Whales Fantasium. Jalur ini menawarkan panorama laut dan taman di sekitarnya sekaligus mengintegrasikan berbagai landmark budaya ke dalam rute yang nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki.
- Pengalaman Wisata dari Siang hingga Malam Hari: Fasilitas untuk wisatawan yang menginap telah ditingkatkan, termasuk "Goraejam", boutique lodge yang dialihfungsikan dari bekas barak angkatan laut; "The Wave", fasilitas budaya; serta "Jangsaengpo Light" yang memproyeksikan seni media dinamis ke tangki minyak industri berukuran besar.
Untuk meningkatkan kemudahan akses transportasi, bus antar-jemput gratis akan beroperasi setiap 30 menit antara Stasiun Taehwagang dan lokasi festival selama empat hari penyelenggaraan.
"Memasuki edisi ke-30, Festival Paus Ulsan menjadi ajang interaktif yang tumbuh bersama warga dan pengunjung, serta menjadi kesempatan untuk melihat langsung perubahan Jangsaengpo dalam beberapa tahun terakhir," kata Lim Hyeon-cheol, Wali Kota Distrik Nam-gu, Ulsan. "Kami mengundang wisatawan mancanegara untuk mengenal lebih dekat budaya paus Korea Selatan, serta menikmati kemeriahan kawasan pesisir Jangsaengpo."





