Uang Rp250 Ribu Viral di Medsos: Investigasi Fakta dan Klarifikasi BI

Di balik hebohnya kabar uang edisi HUT ke-80 RI, investigasi menemukan fakta menarik. Bank Indonesia dan Peruri memaparkan bukti sahih melawan informasi keliru.

- Pewarta

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia pastikan tidak ada pecahan Rp250 ribu edisi kemerdekaan. (Dok. Bi.go.id)

Bank Indonesia pastikan tidak ada pecahan Rp250 ribu edisi kemerdekaan. (Dok. Bi.go.id)

BAYANGKAN Anda melihat uang baru “Rp 250.000” dijadikan peringatan HUT ke-80 RI — siapa yang tidak tertarik?

Klaim ini seperti magnet rasa penasaran: terasa resmi, tapi mengundang tanya, “benarkah?” Tak perlu lama-lama, jawaban resmi datang cepat dan tegas: klaim itu hoaks.

Uang Edisi Kemerdekaan 80 Tahun: Hanya Ada di Media Sosial

Bank Indonesia (BI) menyatakan tidak pernah menerbitkan uang rupiah edisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Hingga hari ini, Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) terakhir diterbitkan pada tahun 2020, yakni edisi peringatan 75 tahun dengan nominal Rp 75.000 .

Selain itu, desain uang dalam unggahan palsu itu mencantumkan nama “Bank Republik Nusantara” — padahal lembaga sah yang berwenang menerbitkan uang adalah Bank Indonesia.

Dan desain resmi selalu mencantumkan identitas dan tanda tangan lembaga yang berwenang .

Peruri: Pencetak Resmi, Sebut Jelas Hoaks

Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), sebagai mitra resmi BI, juga menepis klaim tersebut.

Yahdi Lil Ihsan, Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, menyatakan bahwa desain uang sejenis tidak memenuhi standar desain rupiah, dan nama lembaga ‘Bank Republik Nusantara’ jelas tidak ada hubungannya dengan BI .

Mengurai Motif dan Dampak Penyebaran Hoaks

Mengapa klaim palsu semacam ini cepat viral? Gaya penyajian visual meniru otentik, lengkap dengan simbol kenegaraan seperti Ir. Soekarno, peta Indonesia, Garuda, dan angka peringatan.

Hal ini memenuhi “kecermatan visual” yang sering memicu pembaca langsung terpukau sebelum berpikir skeptis.

Ditambah lagi, narasi yang menyebut “edisi kemerdekaan” secara emosional menggugah rasa nasionalisme.

Publik awam yang tidak memahami prosedur resmi penerbitan uang bisa saja mudah termakan.

Ini menunjukkan pentingnya literasi media: memahami ciri-ciri klaim yang tidak berdasar, seperti tidak adanya sumber resmi, desain yang tampak generik, atau lembaga yang tidak dikenal.

Bagaimana BI Sudah Berupaya Edukasi Publik

BI dan media telah aktif menjalankan edukasi publik. BI mengimbau masyarakat mengecek informasi melalui kanal resmi seperti situs web dan akun Instagram/X resmi. BI juga menyediakan layanan Contact Center BI Bicara via telepon (131), WhatsApp, serta media sosial mereka .

Peruri, sebagai pihak teknis pencetak, juga menekankan transparansi dengan memberi peringatan resmi terkait desain yang tidak sah.

Singkatnya, uang pecahan Rp 250.000 edisi HUT ke-80 RI yang viral adalah buatan rekayasa digital—hoaks—tanpa landasan hukum atau resmi. Verifikasi fakta, keterbukaan sumber, dan kritik visual adalah benteng terbaik melawan misinformasi.

Mari kita bersama mencegah penyebaran hoaks: jangan bagikan konten tanpa verifikasi, dan jadilah pembaca yang kritis.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

TuwagaFinance.id Perkuat Akses Informasi Finansial yang Terstruktur: Dari Berita Ekonomi hingga Panduan Keuangan Harian
Optimalisasi Sistem BSI Mobile: Kepercayaan Nasabah Dipertaruhkan
Saham BBCA Anjlok, Sentimen BLBI Ganggu Kepercayaan Investor Asing
Polemik Bunga Tinggi BSI, Fakta Data dan Penjelasan Direksi
Kontroversi Penjualan Saham BCA: Benarkah Harganya Ditekan Murah?
Polemik Akuisisi BCA dan Bantahan Rosan: Menakar Arah Danantara Indonesia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
SMMA Suntik Modal Rp365,05 Miliar Perkuat Struktur Keuangan Anak Usaha

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:00 WIB

TuwagaFinance.id Perkuat Akses Informasi Finansial yang Terstruktur: Dari Berita Ekonomi hingga Panduan Keuangan Harian

Rabu, 3 September 2025 - 14:31 WIB

Optimalisasi Sistem BSI Mobile: Kepercayaan Nasabah Dipertaruhkan

Selasa, 2 September 2025 - 07:29 WIB

Saham BBCA Anjlok, Sentimen BLBI Ganggu Kepercayaan Investor Asing

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:38 WIB

Polemik Bunga Tinggi BSI, Fakta Data dan Penjelasan Direksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:24 WIB

Kontroversi Penjualan Saham BCA: Benarkah Harganya Ditekan Murah?

Berita Terbaru