TOKOH

Haryadi : Sahid Hotel Ekspansi ke Bisnis Manajemen Hotel

Direktur Utama Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk, Haryadi Sukamdani

Infofinansial, Jakarta – Hotel Sahid (anggota kelompok usaha Sahid Group) dikenal sebagai salah satu bisnis hotel yang relatif sudah lama beroperasi. Setelah go public di pasar modal, jaringan usaha hotelnya berkembang pesat dengan berbagai segmen, ke berbagai daerah.

Bagaimana perkembangannya saat ini, Media Ekbis.co.id melakukan wawancara khusus dengan Direktur Utama Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk, Haryadi Sukamdani, yang kini menjadi CEO Sahid Group, meneruskan pendirinya, pengusaha pribumi sukses, Sukamdani Sahid Gitosarjono.

Hariyadi bukan hanya bicara soal hotel, tetapi juga dunia pariwisata, dan ekonomi makro Indonesia, dan dunia. Berikut ini adalah perbincangan dengan Hariyadi, yang juga didampingi Direktur Operasi Sahid Jaya, Emeraldo Parengkuan.

Secara makro, bagaimana tren bisnis perhotelan pada saat ini?

Kita melihat terjadi peningkatan dalam hal ini bisnis pariwisata dan ini menjadi trend dunia. Apalagi maskapai-maskapai sekarang lebih banyak yang murah-murah. Di tahun 2016, saja mengalami peningkatan menjadi 5 % dan ini melebihi pertumbuhan ekonomi dunia hanya hanya 3,2%

Di Indonesia, peta bisnis hotel bagaimana?

Seharusnya positif ya, dengan jumlah kamar yang sangat besar, dan juga kita yang terbesar di ASEAN. Selain itu, SDM-SDM yang ada sudah mulai terampil. Sehingga. kita lebih mudah melakukan sertifikasi kompetensi.

Sementara negatifnya, kurang koordinasi dari para pelaku usaha perhotelan. Akibatnya, terasa seperti oursuply. Sehingga seolah-olah terjadi perang harga dan membuat kompetisi yang kurang untuk semua pihak.

Apa solusi yang ditawarkan untuk mengatasi persoalan seperti itu?

Kita perlu kebersamaan. Sahid juga tidak individualis, tapi kita juga mengajak kawan-kawan lain bagaimana dapat menciptakan new market.

Dan kini, mereka telah menyadari hal tersebut, bahwa kita sebagai pelaku usaha perhotelan tidak bisa berantem terus, seperti sekarang kita berbicara terkait Pangandaran, karena mengajak tempat pariwisata disana untuk bekerjasama dengan kita, dan lain-lain.

Sekarang sektor hotel tidak bisa memikirkan hotelnya, dia tidak akan bisa tumbuh, diperlukan kebersamaan.

Bagaimana perkembangan Hotel Sahid yang Anda kelola, saat ini?

Kini, Sahid tengah sibuk mengelola hotel hotel orang lain. Salah satunya di Batam. Kita menerima fee management. Kalau kita konsernatif dengan hotel baru membutuhkaan waktu yang lama untuk mengejarnya.

Kita menunda investasi di tahun ini. Dengan alasan ekonomi yang kurang membaik. Sementara, di tahun ini saja sudah ada enam buah hotel yang bekerjasama dengan Sahid terkait pengelolaan, dan untuk tahun depan ada empat. Salah satunya di April 2018 di Kupang NTT akan membuka, lalu di bulan Mei, NTB dam bulan Oktober di Serpong.

Kita sekarang ini masih memainkan resort, dengan tujuan mmbantu pariwisata di area timur Indonesia. Kita sudah membuka di Maumere, Wakatobi, Banyuwangi, dan di tahun ini Gilitrawangan menambah resort hotel kami. Untuk okupansi di tahun 2017, sebesar 65%

Apakah terdapat kendala dalam menjalankan bisnis ini?

Kendalanya adalah hampir semua kota terjadi penambahan hotel. Dan hotel hotel bujet serta bintang dua juga tumbuh lebih banyak dan itu pasti ada pengaruhnya.

Namun kita berharap di tahun 2018 ini, akan lebih baik. Kita juga berharap dapat memasukkan wisatawan-wisatawan mancanegara. Seiring penambahana wisatawan mancanegara, kita berharap dapat membantu SHID untuk tumbuh.

Kita saat ini kita menunda bujet karena sudah jenuh, mungkin kita tengah mencoba segment berbeda yaitu resort, hotel bintang dua atau tiga.

BACA SELANJUTNYA : Siapa Hariyadi Sukamdani?

KONTAK REDAKSI

Media Infofinansial.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : Infofinansialcom@gmail.com dan redaksi@Infofinansial.com atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Pages: 1 2

Haryadi : Sahid Hotel Ekspansi ke Bisnis Manajemen Hotel
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top